Bisnis Online I Affiliasi I Tutorial Blog I Tips & Trick I Motivation I SEO

Shock Therapy from Batch 32

Pada waktu itu salah seorang kawan gue sebut saja namanya si Ujang (nama samaran) dengan status murid error dari salah satu perguruan tinggi Automotive di Mercedes-Benz dan beberapa sohib satu angkatan, panggil aja si Bogel, si Katro, si Muhi dan si Simon (semua nama samaran kecuali Simon). Mereka nih punya hobi yang kalau bang Haji Rhoma bilang sungguh "TEEERLALU". Hampir tiap hari kerjanya judi, bosan judi mabok, kalau punya ide kreatif yaaa ___ ngecak nomer togel, terlebih lagi begadang hampir tiap malam kagak ada bosannya, kesehatan oh sudah tentu nggak pernah mereka pikirin, boro - boro buat belajar atau nyiapin bahan teori dan praktek besok, yang ada paling berangkat ke CTD (Central Training Department) dengan muka kusut, buku tulis satu biji dengan multi mata pelajaran tinggal tekuk masuk kantong saku depan wearpack (kantong Doraemon) lalu berangkat.

Geng si Ujang ini bermarkas di kamar asrama yang memang bisa di bilang cukup baik untuk tempat "nongkrong". Kepala asrama dan batch lain juga cuek cuek bebek aja, yang penting kepala asrama diajak maen bulutangkis dan catur sampe pagi, situasi lancar, aman dan terkendali. Bener-bener cikal bakal MADESU (Masa Depan Suram)

Suatu ketika seperti biasa mereka lagi maen judi gaple sambil nyekek botol (miras), entah siapa yang punya ide untuk patungan duit yang rencananya akan digunakan buat pasang nomer togel. Yang dipasang dua angka, nomernya dapet seketemunya, ya nomer kolor lah, nomer sendal jepit lah, pokoknya segala macam ukuran dipasang. Emang pengaruh miras bikin otak jadi ngawur. Akhirnya setelah nomer di dapet dan uang buat judi togel terkumpul, salah satu dari geng Ujang angkat bicara.
Bogel : "nih dah kumpul duitnya, buruan siapa yang mau berangkat."
Simon : "ya udah sini biar gue yang berangkat."
Bogel : "nggak apa-apa loe yang berangkat mon, nanti ada apa-apa lagi di jalan."
Simon : "tenang aja mabro Bogel."
Muhi : "mon, balik-nya beliin gue rokok ya. Ketemu lunas hahaha."
katro : "gue juga bro." (sambil tersenyum lebar menghiasi wajahnya)

Si Simon melangkah keluar pintu untuk menunaikan tugasnya. Begitulah percakapan terakhir mereka sambil melepas kepergian si Simon dengan tanpa ada sedikit firasat apapun dengan keadaan setengah teler.

Si Simon segera tancap gas memacu laju sepeda motor CB kesayangannya (yang biasa mogok hampir sehari 3x kaya minum obat) dengan cukup kencang. Mungkin maksudnya supaya lekas sampai ke tujuan. Namun apa mau dikata, di hari naas itu si Simon bersenggolan dengan angkot parung, yang membuat motor CB yang dikendarainya itu oleng ke kanan. Si Simon terpelanting lalu terlindas truk HOLCIM dari arah yang berlawanan di lampu merah GAPLEK. Terjadilah kecelakaan hebat yang mengakibatkan Simon meninggal di tempat kejadian dan tidak sempat tertolong. Pada akhirnya di hari naas itu pula sudah waktunya bagi si Simon untuk meninggalkan kawan-kawannya untuk selama-lamanya. Ya __ si Simon terputus dari kehidupan dunia di saat dia belum sempat bertobat bahkan secara tiba-tiba, justru di saat dia hendak menunaikan perbuatan dosa yaitu memasang judi togel dan dengan kondisi badan dipenuhi alkohol, maut terlebih dahulu menjemputnya. Naudzubillah min dzalik.

Kembali ke kamar 19 (yang waktu itu dikenal sebagai base-camp 32 dan dijuluki LAS VEGAS 32), kawan-kawannya yang sedari tadi nunggu si Simon sama sekali nggak tau kalau si Simon sudah nggak ada. Baru keesokan hari-nya mereka mengetahuinya setelah ada kabar dari salah satu sahabat karib si Simon yang bernama RISKA (salah satu senior yang sudah dianggapnya sebagai saudara sendiri), memberitahukan kejadian malang yang menimpa si Simon. Sekawanan Simon CS menghadiri dan bahkan ikut menyaksikan proses pemandian jenazah kawan setianya itu. Dengan wajah yang pucat karena kurang tidur, terlebih masih kena efek mabuk semalam, mereka melayat untuk terakhir kalinya. Mereka juga turut mensholatkan dan mengiringi kepergian kawannya itu hingga sampai ke pekuburannya terakhir.

( Satu hari berlalu … dua hari berlalu )
Semenjak kepergian Simon, kamar 19 yang biasanya ramai dijadikan Basecamp tempat kumpul-kumpul geng Ujang dan kawan-kawan, kini sunyi sepi. Rupanya semenjak sepeninggalnya Simon, selain dilanda duka yang mendalam, mereka juga dilanda rasa bersalah yang pada akhirnya mereka memutuskan untuk sementara waktu pulang ke rumah masing-masing untuk menenangkan diri (kebetulan saat itu libur AMT Skill Contest seminggu lamanya).

Di malam ketiga setelah meninggalnya Simon, rupanya disinilah awal KISAH MISTERI dimulai.
Pada suatu malam di kediaman Bogel (Karawang City), dengan hati yang gelisah si Bogel pada malam itu berasa gerah juga tidak bisa tidur, tapi walaupun demikian dia tetep sembunyi di balik selimut tebalnya sambil sesekali pandangannya diputar ke segala arah penjuru ruangan kamarnya yang terang benderang. Malam itu dia merasakan akan ada sesuatu. Dengan hati berdebar-debar dan imajinasi pikiran yang sudah menggunung, Bogel berusaha tetap tenang, namun tiba-tiba mini-compo di samping tempat tidurnya persis berbunyi “klek” seperti barusan ada yang memijit. Dan benar aja itu mini-compo menyala memutar sebuah lagu. Dengan mata yang nanar dan hati yang sedari tadi sudah menciut, si Bogel bergeser ke sudut tempat tidurnya sambil memegang erat selimutnya sambil berguman,”waduh kok tape gue nyala sendiri. jangan __ jangan __ jangan??? hiiiiiyyy si Simon yang nyalain tape gue….brrrrrtt."

Belum selesai dia berfikir demikian dia langsung menutupkan selimutnya ke seluruh badannya sambil mengucapkan sesuatu, "Simon … tolong jangan ganggu gue, gue minta maaf kalau gue punya salah sama loe terutama karena sering jitakkin kepala loe sampe bengkak. Sekarang kita beda alam jadi masing-masing aja ya." (berkata memohon nih si Bogel)
Bener aja mini-compo yang tadi nyala nggak lama mati sendiri __ lalu sunyi __ hening !!! si Bogel agak merasa tenang karena si Simon nggak jadi nampakin diri. Tapi tiba-tiba selimut yang dipakai buat nutup badan itu ada yang menarik kenceng banget sampe lepas jatuh ke lantai. Si Bogel saat itu merasa jantungnya kayak di remas-remas saking kagetnya.

Masih dalam keadaan gugup dan juga takut yang udah nyampe ubun-ubun, nggak lama persis di ujung kaki tempat tidurnya si Bogel, muncul sesosok penampakan si Simon dengan kondisi yang sangat mengenaskan, berwajah sangat pucat serta kepala yang teramat bengkak. Dan anehnya kain kafan yang melekat di tubuhnya itu hancur seakan-akan habis mengalami siksaan berat. si Bogel hanya bisa ngap-ngapan menjerit tak keluar suara, ingin berlari tak mampu berdiri.

Kembali ke sosok si Simon. Berdasarkan penuturan si Bogel, si simon berkata dengan lirih, "Bogel tolongin gue __ badan gue sakit __ gue kedinginan __ tolongin gue." (begitu kira-kira yang di dengar si Bogel)
Pandangan si Bogel lama-kelamaan makin memudar karena menanggung shock tingkat tinggi dan akhirnya pingsan sampai pagi dengan SUKSES.

Beda lagi hal-nya dengan yang di alami si Muhi dan si katro, begini kisahnya:
Pada suatu malam kira-kira jam 10.30 malam, mereka berdua berboncengan naik motor hendak maen dan tidur di rumah si Ujang (Sukabumi Village). Mungkin mau maen PlayStation, tidur-tiduran nonton film dewasa di lap-top si Ujang sambil mengkhayal kalau merekalah bintang yang ada di film itu. Kalau gue sih paham semisal di datangin arwahnya si Simon, seenggak-enggaknya kalau bertiga nggak bakal separno sendirian kayak si Bogel. Hanya saja pas saat beberapa puluh meter lagi mau sampai rumah si Ujang, tiba-tiba si Muhi menghentikan laju sepeda motornya sambil berkata ke si Katro...
Muhi : "eh tro loe nyium bau bangkai nggak sih. Gue kok sepanjang jalan dari tadi nyium bau bebatang." ( batang=bangkai )
katro : "iyah dari tadi juga gue nyium (dalam bahasa jawa: iyo mambune ora enak koyo sikil mu cokk) merinding nih gue hi."
Muhi : "ya udahlah __ yuk lanjut ajalah. Tuh rumah si Ujang juga nggak jauh lagi."
(Ketika mau jalan, muhi bertanya kepada katro)
Muhi : "tro, koe kentut yo? Mambune koyok kentut JabLug?"
Katro : "yo wis nikmati wae, lanjut mlaku omah Ujang."

Baru aja motor bergerak sekitar tiga meteran, tiba-tiba si Muhi berhenti lagi karena melihat ada sosok yang lagi berdiri di dalem pager rumah si Ujang. Persisnya di depan jendela kamarnya si Ujang, karena memang posisi kamar si Ujang berada paling depan

Karena mereka pikir ada orang yang mau niat jahat atau maling. Si Muhi segera memarkirkan motor agak jauh dari rumah si Ujang. Dengan mengendap-endap mereka berdua bermaksud hendak menghardik orang yang ada di depan jendela kamarnya si Ujang. Makin deket__ terus makin deket, mereka berdua malah saling pandang ketika yang mereka lihat bukannya orang atau maling tapi ini lebih jelas kayak Mr.Pocong dengan kondisi bajunya yang robek-robek hancur kayak abis di pecutin. Mereka bergetar hebat bukan karena mereka baru pertama kali lihat yang begituan, tapi yang ini lain. Dengan jarak yang kurang lebih tiga meteran si Muhi dan si katro melihat persis ketika si Mr.Pocong itu nengok menatap tajam kepada mereka, tau-nya penampakan wajah kawannya sendiri yang tiga hari lalu baru meninggal yaitu si Simon. Tanpa basa-basi lagi mereka lari tunggang langgang kocar-kacir menjauh dari rumah si Ujang, hingga akhirnya berhenti di sebuah warung kopi di tepi jalan, motor mereka tinggalkan nggak perduli. Akhirnya mereka begadang sampai pagi di warung tersebut. Namun anehnya di telinga mereka sempat terdengar suara si Simon yang ngomong sesuatu, "tolong gue__ badan gue sakit." (suara itu berulang-ulang sama persis seperti yang di sampaikan si Bogel)

Kisah yang di alami si Ujang lebih beruntung, dia cuma ketemu sebatas di dalam mimpi aja kalau dia di datangi si Simon dan sempet bercakap-cakap seperti ini, "doain gue ya jang, gue sekarang dah nggak bisa bareng-bareng lagi, temen-teman dah pada ngejauhin gue." Cuma anehnya saat mimpi itu si Ujang berasa kaya ngobrol sama si Simon yang memang masih hidup, jadi nggak ada pikiran apa-apa.
(nggak adil nih hantu, yang lain bener-bener di buat freak out, si Ujang cuma ketemu lewat mimpi aja)

Rumor soal gentayangannya si Simon udah sampai ke hampir semua telinga kawan-kawannya terlebih lagi si Ujang yang memang pagi-pagi mendapati motor si Muhi tapi orangnya kagak ada. Setelah saling ketemu mereka akhirnya saling bercerita, begitu pun orang-orang yang tinggal di asrama. Akhirnya mereka, khususnya temen deketnya si Simon berinisiatif mengundang para santri dari sebuah pesantren dan seorang ustad Rondi Sujarwo untuk mendoakan si Simon agar lebih tenang disananya.

Setelah kejadian ini, mereka akhirnya tobat dari kebiasaan judi, mabok terlebih pasang judi togel. Pada akhirnya si Ujang, si Muhi dan si Katro mampu menyelesaikan study AMT-nya. Kini mereka sudah pada bekerja dan berkeluarga. Si Ujang bekerja sebagai security di sebuah perusahaan SPBU, si muhi bekerja di sebuah jasa transportasi DAMRI sebagai staf (orang kantor bro), si katro bekerja di PT. Adedanmas sebagai SA ternama, si Bogel jadi Kepala Desa di kampungnya. Wah memang masa depan manusia nggak ada yang tahu.

Cerita ini terkesan seperti happy ending, tapi ya begitulah keadaannya. Manusia memang harus kena "shock therapy" dulu kali ya supaya berubah dan kembali ke jalan yang benar. Cerita ini gue karang pas mengingat masa-masa saat rekreasi bersama di Cikidang dan Pelabuhan Ratu. Geng Ujang yang dulu betul-betul ”TEEERLALU” Sekarang kembali ke jalan ALLAH SWT. Semoga bisa disaring hikmahnya dari cerita fiktif diatas.

NB:
Buat Simon, kita semua hanya saling mengingatkan, Before is Too Late, bertaubatlah wahai sahabatku SIMON SIMANJUNTAK :)
Love u so much batch 32 :*
Ini ceritaku - apa ceritamu?


"Cerita ini kali pertama ditulis oleh Dede Kurniawan salah satu anggota Angkatan 32, yang mana ada sedikit perubahan pada kata-kata yang kurang cocok tapi nggak sampai mempengaruhi kualitas cerita"
SHARE :

Cara Unik Masak Mie Instan

HEBOH..!!! - Kata itulah yang mungkin akan sahabat katakan tatkala melihat VIDEO UNIK masak mie instan berikut https://youtu.be/1MEs9a-973U.
37 Komentar untuk "Shock Therapy from Batch 32"

Dede Kurniawan adalah siswa ATC Mercedes-Benz angkatan 32. Dibalik sosoknya yang pendiam, ternyata memiliki bakat menulis yang luar biasa.

Hobi kok judi, mabok, nanyain nomer ke orang gila (cari nomer togel). Skrng udah gk jaman hobi kayak gitu. Hobi gk bener di gandrungi.

akhirnya mereka kembali ke jalan yang benar ya mas..:)

Akhirnya saya gak baca secara detail pas sampai di part Karawang city tuh...takuuutttt, malam jumat bro.

eyy...takut baacanya. hmpir jam 12 mlm

Yups...
Bukan dipungkiri, jaman ane masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, pasang judi togel ramai sekali di kampung. Anehnya lagi mereka nanyanya ke orang gila. Sekarang judi togel sudah jarang. Tapi taruhan bola yang meraja lela. Biasanya antar teman sih.
Sobat blogger jangan sampai kecanduan yang namanya judi apalagi mabuk minuman.

Alhamdulillah mereka kembali ke jalan yang di ridhai Allah. Manusia terkadang perlu diberi pelajaran yang berharga supaya sadar. Salah satunya lewat temannya yang menjadi korban akibat mengendarai sepeda motor ketika masih dalam pengaruh alkohol tadi. Coba kalau yang menjadi korban bukan temen setianya. Belum tentu mereka sadar.

Sebenernya nggak menyeramkan seperti yang kamu bayangkan kak. Tapi lebih cenderung ke hikmah dan pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah ini. Nanti dibaca lagi ya, pasti terharu dengan kisah ini.

Kenapa harus takut.
Ini hanya kisah anak manusia yang bertaubat setelah salah satu temannya meninggal dunia. Hanya saja di bumbui dengan kisah horor :-)

numpang baca aja mas he... temenku sampai sekarang masih ada lho yang sering masang togel sampai 100rb...

Ya semoga saja cepat sadar.
Penyakit yang paling mengkhawatirkan sebenernya pada penyakit mabuk. Kalau sudah mabuk, perbuatan hina yang lain terkadang selalu mengikuti akibat efek dari minuman keras itu sendiri.

Jadi ingat cermaha seorang dosen saat shalat tarawih di Ramadhan lalu,

"Tidak ada satu dosa pun yg tidak diampuni oleh Allah, kecuali dosa tersebut dibawa mati"

Semoga kita punya kesempatan untuk bertaubat sebelum waktu kita habis.
Kisahnya keren mas.. :)

Makasih kak sudah menyukai cerita ini. Semoga bisa diambil pelajaran didalamnya :-)

wih panjang nya artikel...
salam kenal


komentarin artikel ini ya...

http://www.timkomte.com/2012/09/traffic-pengunjung-rumahku-turun.html

Nah ini dia sob yang perlu diklarifikasi ke penulis pertamanya. Sebenernya cerita ini nggak menjelaskan lokasi secara mendetail. Tapi lebih ke arah peristiwa yang membuat seseorang bisa sadar atas perbuatan yang selama ini sering mereka lakukan. Perbuatan mabuk, judi, pasang judi togel akan merugikan diri sendiri dan orang lain.

Namanya juga flash fiction sob :-)

Banyak hikmah yang bisa kita petik dari cerita diatas ya sob. Masih beruntung cuma satu yang jadi korban, sementara yang lainnya bisa insyaf.

Iya betul.
Kalau nggak mendapat pelajaran berharga, sampai nanti juga nggak akan insyaf kak.

*Oh ya kak, jangan melempar ke artikel dong. Melemparnya ke alamat blog secara umum aja. Jadi nggak terkesan SPAM gitu..??

Saleum,
aku sampe merinding kang, luar biasa kisah tersebut. Walaupun aku juga pernah dijumpai kawan sepermainan yg sudah duluan tapi kondisinya gak ancur2an gitu.. Smg kita semua bs mengambil hikmah, karena azab kubur itu memang ada dan bakal kita rasakan...

Yups betul sekali.
Kurang lebih begitulah siksa kubur. Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari kisah fiktif diatas.

hooo fiktif toooh tak pikir asli :O

Hobby nih kok aneh aneh sobat, wkwkwkkw

untungnya cuma fiktif sobat,,,

ta pikir kisah nyata gan....... tp bisa diambih hikmahnya gan


Salam persahabatan selalu dr MENONE

lg ikutan kontes ya sob? smoga menang ya..
semoga Simon nya juga sadar tuh.. :D hehe
kyk temen ane wkt SMA ada yg namanya Simon, tp temen ane sih pendiem orgnya.


oya sob, SELAMAT ya, blog kamu terpilih jd "Guest This Week" Penghuni 60.
alias dipajang seminggu full di homepage blogku,liat aja di sidebar kanan atas ya..
:D

semoga jadi inspirasi buat para bloger yg posting judi togel.., malu2in klo di dunia nyata judi lalu di dunia Maya jg judi..!, untung2 klo bukan muslim...

selamat berakhir pekan ya pak.. *smile

ceritanya bisa jadi dakwah juga nih bang ;) sukses kontesnya ya..

Kisahnya emang fiktif sob.
Tapi nama-nama pemerannya, hanya Batch 32 saja yang mengetahui nama samaran ini ditujukan buat siapa. Yang jelas kisah ini bertujuan untuk menyadarkan teman-temannya yang masih doyan mabuk, pasang judi togel, taruhan bola dan lain-lain.

Semacam flash fiction sob.
Tapi walaupun begitu, cerita ini mampu membuat diri kita berkaca pada diri kita sendiri.
Apakah kita sudah bisa menjaga diri dari perbuatan seperti mabuk, maen gaple, ngecak nomer togel. Jangan sampai nasib kita seperti "simon" yang kematiannya sungguh tragis sekali.

Cerita fiktif yang dilatar belakangi pengalaman sehari-hari sob.

Ok makasih sobat penghuni60 atas dukungannya selama satu minggu. Semoga blogku ini terus membawa semangat pada para pembacanya.

Yah begitulah dunia blogger. Selalu ada dua sisi yang berbeda seperti koin logam. Ada hitam dan ada yang putih. Teknologi dan kemudahan yang diberikan platform blogger nggak bisa disalahkan, tapi oknum sendiri itulah yang perlu diberi pelajaran berharga.

Amin kang.
Wah kayaknya pada salah persepsi dengan kata AMT Skill Contest nih. AMT Skill Contest adalah sebuah perlombaan antar angkatan di sebuah pelatihan technicion di ATC Mercedes-Benz sob. Bukan sebuah giveaway dalam dunia blogger.

Ane nggak mengikuti kontes apapun sob dalam minggu-minggu ini.

Wah Cape Juga bacanya,,.tapi bagus siii,.

Yang baca aja capek, gimana yang buat he..he..
Tapi demi sebuah cerita yang enak dibaca, rasa capek itu hilang seketika sob.

Allah subhanahu wa ta'la Maha Kuasa atas hambaNya,,, Dia memberikan taufiq dan hidayah kepada hambaNya dari jalan manapun, dan hanya Dia Yang Maha Tahu,,

Betul sekali,
Hanya Allah yang maha kuasa dalam memberi hidayah kepada hambanya. Jalannya pun beraneka ragam sesuai kehendak-Nya

ini cm fiktif kan ya? klo bnran..iihh.. bnr2 bikin merinding..

1. Silakan buka Daftar Isi untuk melihat artikel menarik lainnya
2. Komentar sobat adalah investasi besar untuk meningkatkan jumlah pengunjung ke Blog Sobat

Back To Top