Bisnis Online I Affiliasi I Tutorial Blog I Tips & Trick I Motivation I SEO

Traumaku dan trauma sang ibu

Terpaku menatap nyanyian kehidupan di aquarium mungkin hal bodoh, bagi orang yang tak peduli dengan alam sekitar. Berbeda denganku, hari-hariku bertemankan seekor anjing dan berpuluh-puluh ikan kecil yang menari-nari disetiap musim panas berganti ke musim gugur menuju musim dingin dan kini berlalu ke musim semi. Ah tak terasa tinggal hitungan hari aku akan meninggalkan mereka. Beraneka macam bonsai, bunga dan tanaman hijau yang tumbuh subur di pot pot kecil yang tersusun rapi disekeliling teras pasti akan merindukan dan haus akan siraman air dariku tatkala madam Angel sibuk dengan bisnis trip-nya di Hongkong - Cina.

Ya...., mulanya sulit bagiku mengerti dengan kehidupan nyonya yang menghabiskan sisa waktunya dengan memandangi aquarium,,,,mencari ketenangan emosi,,,bermain dengan frigo(si anjing) agar bisa tertawa,,,menghirup bunga yang harum mekar di teras,,,,bermain alat musik kecapi disaat kesepian melanda, pastinya selalu menghisap sebatang rokok tatkala dia butuh ketenangan jiwa. Kadang ku sedih melihat dia memilih hidup di Hongkong dengan anak perempuannya yang kebetulan sebaya denganku, sedang suaminya memilih menetap di Cina dan cuma hitungan hari pulang ke Hongkong demi bertemu dengan nyonya dan nona. Koko(anak laki-lakinya) hanya beberapa bulan saja balik ke Hongkong tatkala liburan akhir semester dan liburan christmas tiba, lepas itu dia balik belajar kembali ke London.

Winner Court - lantai 8 No.18 Hospital Road, inilah tempatku mengais rezeki. Awalnya sulit dan gak ikhlas menjalani pekerjaan ini, apalagi harus beradaptasi dengan seekor anjing. Ya,,,, inilah tantangan hidupku, bagaikan menerjang ketraumaan. Dulu masa kecil aku takut dengan anjing tetangga rumahku,,,sampe nangis dan terjatuh ketika aku dikejar olehnya. Tak disangka dan tak dikira, Allah mengujiku dengan memberikanku job(pekerjaan) merawat seekor anjing. Aku hampir saja pengen break kontrak(membatalkan kontrak),,,dikala gak tahan dengan bulu dan bau sang anjing. Tapi berkat anjing itulah aku bisa buat surprise pada ibuku dengan sembunyi-sembunyi mengirimkan uang kepada omku agar mengajak kedua orangtuaku pergi ke toko emas yang ada di daerah Pati, sekaligus ngajak jalan-jalan keduanya mengelilingi alun-alun Pati. Ah,,,ternyata rencana itu gak sesuai keinginanku karena sesampainya omku di rumah orangtuaku, orangtuaku nggak ada di rumah. Mereka sibuk di sawah. Akhirnya omku mengajak masku(kakakku) ke toko emas dan menyuruh dia memilihkan kalung mana yang sekiranya cocok buat ibuku. Aku tersenyum dengan kaget tatkala ibuku berkata sama omku,"walah walah tow im....im,,,,ngopo ponakanmu malah nukokke kalung kanggo aku, ku butuh duite wae dikirim ben ngumpul hasil kringete wae kuwi wes cukup kanggoku." (walah walah tow im...im,,,,kenapa ponakanmu malahan membelikanku kalung segala, ku butuh duitnya aja dikirim supaya ngumpul hasil keringatnya aja itu sudah cukup bagiku). Ya itulah kata-kata ibu yang ditirukan oleh omku tatkala masih dalam pembicaraan di telpon. Tak sia sia aku ngosek wc (membersihkan wc),,,,menjalani pekerjaan sebagai domestic worker(TKW) dengan puasa 7 bulan karena potongan gaji, akhirnya berbuah dengan sebuah kalung emas di bulan ke 8. Alhamdulillah ya Allah, jerih payahku, letih dan duka yang kujalani dari musim panas sampai musim dingin tak sia sia belaka.

Note:
Tulisan diatas adalah karya temenku Fujiyama Astira yang sekarang berada di Hongkong. Dia memiliki hobi yang sama denganku, yaitu menulis. Dia memintaku untuk memasang karyanya di blogku ini. Silahkan berikan masukan atau tanggapan ya kawan :)
SHARE :

Cara Unik Masak Mie Instan

HEBOH..!!! - Kata itulah yang mungkin akan sahabat katakan tatkala melihat VIDEO UNIK masak mie instan berikut https://youtu.be/1MEs9a-973U.
54 Komentar untuk "Traumaku dan trauma sang ibu"

tulisannya enak, renyah, kriyuk kriyuk gitu lho, ditunggu sambungannya sob :D

wah bersambung ya. aga ga jelas juga si kalau menurut pandanganku, asal ceritanya sepertinya kurang dapet, tau tau ke pokok masalah. tapi enak ko cara bahasanya. di tunggu ah kelanjutanya.

wah di tunggu sambunganya ah....

wah gemar nulis ya temennya mas yitno....
salut...
:)

Emang rempeyek kriyuk...kriyuk,,,
Tapi seru kan ceritanya he..he..

Berarti cara penyampaiannya dan gaya bahasanya nyambung ya sob. Hanya awal permulaan cerita yang belum begitu jelas? Makasih masukannya.

Ok sobat, nanti kita sampaikan pada penulisnya langsung. Siapa tahu makin semangat menulisnya.

Yups betul sekali.
Emang dia gemar sekali menulis sob. Sayangnya masih belum punya blog untuk menuangkan seluruh ide-ide tulisannya.

cerita fiksi or cerita nyata nya si mba sob ???
bagus loh, ditunggu sambungannya ya...:D

He...he..
Cerita diatas sebenernya kisah nyata sahabatku sobat. Seperti itulah perjuangan sahabatku di Hongkong. Harus rela bergelut dengan anjing untuk mengais rezeki.

Seneng ya Mas, kalau punya teman ditempat lain dan mau berbagi, apalagi bisa dimasukkan blog.
Kebetulan saya juga punya murid yg jadi wartawan di Taiwan dan mau menyempatkan diri menulis buat saya...

Assalamu'alaikum kanda
izin bertamu

Ditunggu terusannya.
Penggunaan koma yang banyak, spasi antarkata perlu diperhatikan tuh, sob. :)

PAhlawan devisa yang selalu terlupakan. Jeritannya menyayat tapi tak terasa bagi kita. Semoga temennya bisa kembali ke tanah air dengan kesuksesan sob.

Ditunggu cerita berikutnya :)

Kisah perjuangan ya :)

Semoga sahabat ini semakin semangat ya menulis dan terus menulis :)

Iya pak Mars. Seneng rasanya ada satu angkatan yang hobi nulis dan berani menuangkan ceritanya dalam bentuk tulisan. Sebenernya banyak juga temenku yang jago nulis, sayangnya mereka nggak berani menuangkannya dalam bentuk tulisan.

Wah senengnya ada tamu baru. Silahkan di lihat-lihat dulu artikelnya. Barangkali ada yang menarik dan bermanfaat. Dibawa pulang juga boleh.

Makasih banyak mbak una masukannya. Jadi pada bagian tanda baca yang harus dibenahi ya mbak una.

Berarti sama dengan pendapatku mbak, ane kemarin juga menyarankan untuk memperhatikan tanda baca dan tanda koma. Itu juga sebagian sudah aku edit. Memang ada beberapa yang aku biarkan sedikit, tujuannya supaya pembaca juga memberikan kritikan dan masukan pada bagian itu.
Jadi nggak hanya aku saja kan Fuj yang memberikan masukan pada tanda baca, temenku juga merasakan hal yang sama. Semoga makin semangat menulis ya ^_^

Amin kang.
Semoga temenku bisa kembali ke tanah air dengan sukses. Perjuangan mereka sangat berarti bagi negara. Sayangnya mereka sering dilupakan para aparatur negara.
Lewat tulisan ini, semoga para penguasa sadar bahwa perjuangan para pahlawan devisa itu sungguh berat. Nggak semudah membalikkan telapak tangan.

Yups betul sekali.
Kisah perjuangan yang sebenernya kisah nyata dari sang penulis sendiri. Kita doakan saja sobat, semoga setelah mendapat beberapa masukan dari para pembaca, temenku jadi makin semangat menulis ^_^

He..he..
Ini kisah temenku yang lagi berusaha merubah nasib dengan merantau ke Hongkong. Pancen apik kan mas?

wah insiratif sekali kisah Fujiyama Astira , tapi jujur sampai sekarang gue trauma ama anjing

Tulisannya bikin penasaran sob, hrs diterusin tuh tulisannya.. ditunggu gitu sambungannya..
salam aja ya bwt Fujiyama..

BTW, aku jg takut ama anjing.. terutama kalo yg galak tuh

ditunggu lanjutannyaaa yaa. eh tapi enaklah bisa nginjang hongkong, jadi mupeng. hehe

Aku sendiri takut sama anjing. Ngeri kalau di gigit. Apalagi harus megang dan mandiin. Geli..geli gimana gituuu....

Ok kawan, nanti kita sampaikan sama penulisnya langsung. Penasaran ya sama ceritanya?

Ok sobat Athifah. Ditunggu aja kisah selanjutnya. Jangankan kamu sob, aku aja ngiler kalau denger temenku ada yang jalan-jalan ke luar negeri. Nggak hanya Hongkong, Paris juga pengen banget sob ^_^

hmmmm.......
Massya Allah,,,, Salut sama mbak Fuji.... :):):)

d tunggu kelanjutannya ^^
Oh ya, Mbak Fuji asli mana??

He..he..
Mbak Fujiyama Astira asli kota Pati sob. Satu angkatan denganku. Fujiyama Astira adalah nama pena yang digunakan. Ditunggu aja ya sob kisah selanjutnya ^_^

Saleum,
Awalnya sih kupikir ini kisah hidup kang Yitno, ternyata bukan. Bagus kok kang alur ceritannya. salam deh buat mbak fujiyama yang mengingatkanku pada dinginnya lereng gunung Fuji...

kira aku ini fiksi... keren banget ahh :) kapan temanmu pulang ke Indo :)) emang di ga ngeblog kaya agan??

He..he..
Ini kisah hidup temenku kang. Ok nanti tak sampaikan salamnya. Emang pernah ke gunung Fuji ya kang?

He..he..
Kalau nggak salah tahun ini insyaallah bakalan pulang ke Indonesia. Untuk sementara selama masih belum mempunyai blog sendiri, mbak Fuji menitipkan ceritanya ke blog ini kang.
Keren ya kang ceritanya :)

masih penasaran sob, sambungin lagi ya ...

Siiip kang stumon. Insyaallah nanti ane sambungin lagi ceritanya he..he...

Isi ceritanyan bagus, mengungkap cinta anak kepada orang tuanya. Kasih sayang seperti ini yang akan mematahkan peribahasa : " kasih orang tua sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah ", karena anak yg baikpun memiliki kasih sepanjang jalan kepada ortunya :)

Cerita temenku itu adalah cerita rasa baktinya anak pada orang tuanya. Tapi ane masih sependapat dengan peribahasa itu sob. Sebesar apapun pengorbanan anak dan sebesar apapun kasih sayangnya anak pada orang tuanya. Tidak dapat mengalahkan rasa sayangnya orangtua pada anaknya. Orang tua memilki ilmu keihklasan yang benar-benar ikhlas.

ajari aja mas bikin blog....
atau dia bisa terus posting numpang di blog mas yitno....
tp kalo dia punya blog kan jd ada fans tulisan dia...
:)

Salam buat Fujiyama Astira ya mas Yitno. Namanya Jepang banget ya? ^__^

Salut, mau berjuang jauh dari keluarga untuk menyenangkan orangtua. Saya juga punya teman sedang di Hongkong. Rumah yang dia tempati 4 lantai, kerjanya membersihkan rumah sampai WC2nya, masak, dan menemani anjing. Teman saya ini juga kuat dan suka menulis. Sudah banyak karyanya ikut dalam buku antologi. Semoga Fujiyama Astira dikaruniai kesabaran luar biasa sampai batas dia ingin tinggal di sana ;)

Semoga saja ya sob ^_^
Wah temennya hebat juga ya sob, bisa melahirkan karya-karya yang bermanfaat.

He..he..
Sudah ane kasih tahu caranya by phone and facebook. Tetapi untuk sementara mbak Fujiyama Astira masih ingin menitipkan ceritanya di blog ini.

semoga dia deberi kukuatan dan kesabaran ya kak,.. sukses selalu,..:)

sepakat, menurut ku isinya bagus, tapi perlu lebih memperhatikan tanda baca. Oia, pemenggalan paragraf, mmm... kayaknya jangan terlalu sedikit. Misal, cerita di atas terbagi atas 2 paragraf. Menurut pendapatku, lebih enak lagi, kalau dibikin jadi 4 paragraf..
hehehe...
itu dulu deh, kelanjutannya aku tunggu.
oia, salam buat mbak Fujiyama Astira.

#PS: maafkan daku jika terlalu "lancang" berkomentar.

Makasih 'n' makasih banget sobatku enha. Kritik, saran dan masukan yang seperti inilah yang ane dan mbak Fujiyama Astira butuhkan. Jangan segan-segan memberi saran pada kami sob. Karena sejatinya kita pun masih belajar.

Amin ^_^
Semoga dengan adanya dukungan dari sobat semua, dia makin kuat, sabar dan tegar dalam mengarungi bahtera kehidupan.

aku terharu bgt sob membaca kisah temen mu ini, aku dpt rasakan betapa rindu nya dia dgn keluarga di Indonesia karena aku juga seorang TKI.

ditunggu kelanjutan nya sob

wuih~
smangatttt....

kalo aq, main ato megang anjing NO!!!
@hanyaopini ^^

Ok kang Suratman Adi. Ditunggu aja ya kisah selanjutnya. Biasanya kalau sesama TKI, memiliki ikatan batin yang kuat. Mereka merasa kita senasib dan seperjuangan.

Untuk sebagian orang, memegang anjing adalah hal yang menakutkan. Tapi karena keterpaksaan, semua harus dilakukan untuk memperoleh rezeki. Kalau itu halal kenapa tidak??

Mas ini fiksi atau nyata?
Aku tunggu lanjutannya, penasaran.
"Kalau kalung kan masih bisa dijual, Bu. Dijual aja nanti pas harga emas naik!" Hehe... bantu kamu jawab, Mas :D
Benar-benar anak berbakti :)

Ini kisah nyata sob. Kan di akhir artikel ada tulisannya kisah nyata. Ketahuan nggak baca sampai akhir ya he..he..he..

Betul itu sob, kalau dalam bentuk kalung kan sekalian investasi gitu. Kalau sewaktu-waktu butuh, bisa di jual kembali.

Mas aku dikirimi komentar dari Mbak Fujiyama Astira.
Tapi kok gak ada link blog yang bisa dibuka ya?
Link dong mas...

1. Silakan buka Daftar Isi untuk melihat artikel menarik lainnya
2. Komentar sobat adalah investasi besar untuk meningkatkan jumlah pengunjung ke Blog Sobat

Back To Top