Tanah Desaku Hilang - HP Yitno Tanah Desaku Hilang - HP Yitno

Bisnis Online I Affiliasi I Tutorial Blog I Tips & Trick I Motivation I SEO

Tanah Desaku Hilang

Ironis sekali ketika mengetahui sepertiga tanah desaku hilang. Bukan terkena longsor atau terkena banjir bandang melainkan kepemilikannya berada di tangan orang yang bukan warga desaku. Tanah yang dahulunya area persawahan di sulap menjadi gudang kapuk, toko pakaian dan toko bangunan. Demi uang sebuah desa di korbankan.

Coba renungkan seandainya desa ini banyak bangunan tinggi menjulang
  • Masih bisakah kita menikmati indahnya persawahan
  • Masih bisakah kita mencari belut kala malam tiba
  • Masih bisakah kita bermain layang-layang saat musim kemarau
  • Masih bisakah kita bebas mengambil air dari sumbernya
  • Masih bisakah kita melihat burung bebas berkeliaran
Maka dari itu, ayo kita lestarikan tanah yang ada untuk keasrian desa kita. Tanami lahan-lahan kosong dengan tanaman obat, tanaman berbuah atau pohon bernilai ekonomi tinggi. Batangnya bisa kita gunakan untuk kayu bakar dan buahnya bisa kita makan atau jual. Kita pun nggak dipusingkan dengan harga gas tiga kiloan yang melonjak terlalu tajam.
SHARE :

Iklan Lucu & Super Kreatif Di Dunia

Amazing..!!! - Kata itulah yang mungkin akan anda katakan tatkala melihat iklan paling kreatif & termahal di dunia berikut https://youtu.be/jYsx0nlGtJ4.
12 Komentar untuk "Tanah Desaku Hilang"

Kepada generasi muda, ayo beraksi dengan menanam pohon di sekitar rumah kita.

KALAU SAYA nanam bunga termasuk melestarikan tanah juga ya?

#saya juga gak suka tuh menara tinggi menjulang, banyak mall dbangun dimana-mana tanpa mempertimbnagkan keseimbangan alam dan ekosistem *edisisokbijakaku*

Aku ga suka tanam menananam Mas..
soalnya kalo sekali menanam ga pernah tumbuh , pohonnya selalu mati
#katanya tanganku panas :p
3pembelaan diri

Dampak pembangunan dan perkembangan teknologi pasti ada sisi positif dan negatifnya. Siapa tau dengan dibangun pertokoan, perputaran roda ekonomi masyarakat jadi lebih meningkat.
Yahh,. untuk mencapai sesuatu memang harus ada yang dikorbankan kan? Sekarang tinggal bagaimana memanfaatkan apa yang ada, apa yang tersisa, supaya tidak sia sia pengorbanan yang sudah dilakukan ;)

yang kota makin maju jadi megapolitan, yang desa berkembang jadi kotan, yang hutan dibuka untuk jadi desa yang baru, begitu seterusnya

tanah persawahan di desaku alhamdulillah masih banyak,tetapi hutannya makin dikit

Hmmm begitulah ada pembangunan yang membantu ada pembangunan yang malah menyusahkan.

saya gak punya tanah, paling menanam dipot :)

sayang sekali kalo desa berubah seperti itu ya mas, rasanya jadi kehilangan keunikannya ya..

Manfaatkan tanah desa untuk agroforestry --> hasil tidak hanya sawah, tapi juga pohon dan tumbuhan-tumbuhan lainnya --> harga tanah meningkat, produktif, sehingga petani takkan begitu saja bisa dibeli lahan-lahannya --> profit :D

1. Silakan buka Daftar Isi untuk melihat artikel menarik lainnya
2. Komentar sobat adalah investasi besar untuk meningkatkan jumlah pengunjung ke Blog Sobat

Back To Top