Terkena Hipnotis Lewat Telepon - HP Yitno Terkena Hipnotis Lewat Telepon - HP Yitno

Bisnis Online I Affiliasi I Tutorial Blog I Tips & Trick I Motivation I SEO

Terkena Hipnotis Lewat Telepon

Desember 2015 saya mengalami musibah yang cukup menyedihkan. Saya terkena hipnotis lewat telepon dari nomor yang tidak saya kenal. Meskipun telah berhati-hati, namun siapa sangka saya akan terkena hipnotis oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Saya menceritakan kisah ini agar tidak ada lagi korban seperti saya. Saya telah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib, sayangnya tidak ada penanganan serius terhadap masalah ini. Semoga hal ini bisa menjadi bahan pembelajaran kita bersama bahwa tidak ada hadiah yang sifatnya instan. Berikut kisahku yang memilukan.

Pada Hari Sabtu, 12 Desember 2015 Pukul 17:20 WIB saya mendapat telepon dari nomor +6282183008583 yang mengaku dari pihak telkomsel. Beliau mengatakan bahwa saya telah menang undian berhadiah sebesar Rp 10.000.000,-.

Awalnya saya tidak percaya dengan hal itu. Namun saya diminta sekali lagi untuk melihat layar Handphone saya. Saat saya lihat ternyata ada pesan Pop Cash yang bertuliskan “Promosi Akhir Tahun PT Telkomsel@”. Dari situ saya mulai percaya kalau beliau memang Pegawai PT.Telkomsel. Untuk lebih meyakinkan lagi, beliau meminta saya untuk menekan *323#. Ketika saya melakukan hal tersebut, saya langsung menerima pesan sms dari:

a.858
yang bertuliskan “Nomor anda didaftarkan auto TP oleh 6282175556665 untuk penambahan pulsa Rp 200.000,- setiap tanggal 17.” Serta

b.Telkomsel
Yang bertuliskan Token: abch dapat digunakan satu kali dalam tiga menit ke depan. Untuk alasan keamanan, jangan kirimkan token ini kepada siapapun. CS:133/188

Dari situ keyakinan saya bertambah bahwa beliau memang benar-benar Pegawai PT.Telkomsel yang hendak membantu saya untuk mencairkan dana hadiah yang akan saya terima sebesar Rp 10.000.000,-

Agar mudah dalam pencairan dan tidak terjadi kesalahan, beliau bersedia membantu saya untuk proses pencairan hadiah tersebut melalui ATM. Tanpa rasa curiga, saya langsung meluncur ke ATM Terdekat yang berada di Puri Pati (Bank Mandiri).

Disana saya dipandu untuk mengikuti instruksi yang diberikan. Namun setelah saya ikuti petunjuk yang diberikan, bukan uang cash yang saya terima melainkan “Struk Bukti Pembayaran Isi Ulang E-CASH atas nama AYAU.”

Tatkala saya hendak melakukan proses kedua, alhamdulillah ada salah satu pegawai Bank Mandiri (Satpam) yang merasa ada yang tidak beres dengan yang saya lakukan dimana saya melakukan transaksi via ATM sambil menelepon dalam waktu yang lama. Beliau langsung meminta saya untuk membatalkan transaksi tersebut dan meminta saya untuk keluar dari ATM Bank Mandiri tersebut. Beliau mengatakan bahwa saya telah menjadi korban penipuan. Karena sebelumnya juga sudah ada 3 orang korban dengan kasus yang sama. Dan benar tatkala saya cek informasi saldo di ATM Bank Mandiri, saldo di BRI Syariah saya berkurang sebesar Rp 4.812.345,- sama persis dengan struk yang keluar saat proses pertama.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, saya langsung mentransfer dana yang tersisa di tabungan BRI Syariah ke BSM Mandiri melalui ATM Bank Mandiri saat itu juga (Puri Pati)

Pada Hari Minggu, 13 Desember 2015 saya melaporkan kasus ini ke Polsek Gabus. Oleh salah satu petugas di Polsek Gabus, saya dianjurkan melaporkan kasus ini langsung ke Polres Pati. Saya pun langsung meluncur ke Polres Pati untuk melaporkan kasus ini. Disitu saya diarahkan untuk membuat laporan pengaduan tertulis yang ditujukan kepada Kapolres Pati agar bisa ditindaklanjuti dan dilakukan penyidikan oleh pihak IT.

Pada Hari Minggu, 13 Desember 2015 Pukul 14.00 saya juga menerima panggilan dari +6282179530798 yang disertai pesan POP CASH bertuliskan Bank BRI@. Namun telepon tersebut tidak saya angkat karena saya yakin orang yang hendak menelepon saya tersebut adalah penipu juga. Dan benar setelah melakukan penggilan sebanyak 4 kali dan tidak saya angkat, nomor orang yang menipu saya pada Hari Sabtu, 12 Desember 2015 melakukan panggilan berikutnya yang disertai pesan POP CASH yang bertuliskan “Promosi Di Akhir Tahun PT.Telkomsel@. Nomor tersebut adalah sebagai berikut +6282183008583. Saya menduga ini merupakan sindikat penipuan yang sudah terorganisir.

Atas kejadian tersebut saya menderita kerugian sebesar Rp 4.812.345,-. Mohon pihak kepolisian segera menangani kasus ini agar tidak ada lagi korban seperti saya.

NB:
1. Nomor penipu sebagai berikut +6282183008583, +6282175556665 dan +6282179530798
2. Untuk pihak kepolisian, tolonglah layani masyarakat dengan sebaik-baiknya.
SHARE :

Iklan Lucu & Super Kreatif Di Dunia

Amazing..!!! - Kata itulah yang mungkin akan anda katakan tatkala melihat iklan paling kreatif & termahal di dunia berikut https://youtu.be/jYsx0nlGtJ4.
5 Komentar untuk "Terkena Hipnotis Lewat Telepon"

Pesan Untuk Penipu:

Gunakanlah uang hasil nipu saya untuk jalan kebaikan. Jika tidak mampu membelanjakannnya, silahkan sumbangkan ke panti asuhan atau anak yatim piatu saja.

Tegakah anda memberi makan anak dan istri anda dari rejeki yang tidak halal?

terima kasih infonya ya ,semoga gak terulang lagi buat siapapun

Kok bisa ya Mas hipnotis lewat HP?
Sepertinya saya harus lebih waspada jika menerima pesan/telpon yang identik dengan kejadian di atas.
Semoga rezekinya nanti diganti dan dilebihkan oleh yang Maha Kuasa Mas.

Ass mas, nasib saya juga sama mas. Baru tadi malam jam 18:15 hari jum'at tanggal 24 maret 2017, saya juga tertipu dengan modus seperti yang mas alami dengan menuju atm mandiri dan melakukan isi ulang E-Cash dan atm saya yang saya punya BRI Syariah, dan uang saya juga ludes sekitar 20jt. Alhasil saya kerugian sebesar 20jt. Awal nya saya juga curiga, entah kenapa saya juga mau menuruti penelepon tersebut seperti di hipnotis dan di bimbing melakukan transaksi2 penipun. Mudah2an tidak ada lagi yang mengalami seperti kita mas. Kita semua tahu Allah tidak tidur dan mengetahui segala hal. Dan saya berfikir, mungkin saya memiliki dosa besar dan tidak mendekatkan diri kepada Allah Tuhan semesta alam sehingga mendapat cobaan seperti itu. Agar saya harus benar2 mendekatkan diri kepadaNya, mudah2an ini bisa menjadi hidayah buat kita semua agar selalu mendekatkan diri kepada yang Maha Kuasa. Amin ya robbul a'laminn...

saya juga mengalami hal yang sama persis kemarin 27 maret 2017. kehilangan sekitar 3,7jt . bagi saya(18th) uang segitu berharga bngt aplgi saya bru lulus sekolah baru tau bgaimana susahnya dptin uang hasil keringat sndiri. smpai saat ini saya blm brani bilang ke mamah soalnya dirumah hanya tinggal berdua dan waktu kejadian mmh saya lg dirumah sakit krna jantung :( astahfirulloh

1. Silakan buka Daftar Isi untuk melihat artikel menarik lainnya
2. Komentar sobat adalah investasi besar untuk meningkatkan jumlah pengunjung ke Blog Sobat

Back To Top