Bisnis Online I Affiliasi I Tutorial Blog I Tips & Trick I Motivation I SEO

Bakrie's Business School



CEO merupakan singkatan dari "Chief Executive Officer". Gampangnya CEO itu adalah jabatan tertinggi dalam suatu perusahaan. Tugasnya adalah memimpin suatu perusahaan serta menjaga kestabilan perusahaan. CEO berbeda dengan pemegang saham. Tapi CEO punya kebijakan penuh untuk menentukan arah kemana perusahaan akan bergerak maju. Entah melakukan ekspansi dalam bisnis sejenis di daerah lain atau justru membuka bisnis yang berbeda dari jenis bisnis yang sekarang. Dengan kata lain CEO itu sendiri adalah tangan kanannya para pemegang saham atau pemilik perusahaan.

Sebenernya ane bukanlah seorang "Businessman" atau pemilik perusahaan. Ane masih seorang pekerja kasar yang mencoba berpikir maju untuk meraih masa depan. Kebetulan pada blog-nya Anindya Bakrie ada kontes menulis yang temanya "seandainya saya jadi CEO grup Bakrie", apa yang anda lakukan untuk kemajuan perusahaan. Nah disini ane tertarik sekali untuk mengikutinya, karena kita dituntut seolah-olah kitalah pimpinan perusahaan itu dan punya wewenang penuh pada perusahaan itu.

Jika ane jadi CEO grup bakrie, langkah pertama yang akan ane lakukan adalah meminta masukan serta ide dari para karyawan untuk menggali informasi yang bermanfaat, menampungnya, untuk kemudian di kaji secara mendalam dan dianalisa berdasarkan analisis SWOT. Apakah ide tersebut bisa mendatangkan keuntungan bagi perusahaan atau tidak.

Selain itu ane juga akan memprakarsai berdirinya koperasi karyawan dalam perusahaan, yang mana koperasi tersebut sepenuhnya dikelola oleh karyawan. Dengan begitu para karyawan nggak terbebani lagi dengan kenaikan-kenaikan harga barang yang terkadang melambung tinggi. Karena koperasi karyawan mengambil barang dagangan langsung dari produsen atau supplier. Sehingga harga barang dalam koperasi cukup terjangkau bagi karyawan kami. Kesejahteraan karyawan juga akan lebih baik dengan ikut menjadi pengurus atau anggota koperasi.

Mengingat begitu besarnya nama Bakrie's Group, ini adalah nilai lebih untuk mengembangkan pada bisnis yang lain. Bisnis yang akan kami terjuni berikutnya adalah dalam bidang pendidikan. Coba kita lihat, berapa banyak orang tua yang rela menghabiskan harta bahkan tanah warisan orang tua juga ikut terjual demi untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Walaupun hasil lulusan perguruan tinggi juga banyak yang pengangguran.

Dengan kondisi pendidikan yang sekarang ini, universitas-universitas tidak menjawab kebutuhan akan adanya para pebisnis dimasa depan. Banyak universitas yang hanya menjejali teori semata tanpa adanya praktek yang nyata. Oleh karena itulah ane akan mendirikan sekolah bisnis dengan konsep berbeda yang lebih mengedepankan praktek lapangan kemudian membahasnya dalam suatu diskusi untuk menentukan strategi berikutnya. Dalam waktu tiga tahun saja para anak didik sudah terlatih bagaimana memecahkan masalah dan merencanakan bisnis yang akan di geluti nantinya.

Ok sekarang kita analisa kekuatan, kelemahan, ancaman dan cara mengatasinya.
1. Kekuatan
Nama grup Bakrie sudah mendunia dan terkenal dengan bisnisnya yang besar. Sepak terjang grup Bakrie sudah nggak diragukan lagi. Ini merupakan nilai lebih bagi grup Bakrie. Dengan kelebihan yang kita miliki, maka untuk mendapatkan dana segar untuk membangun Bakrie's Business School akan lebih mudah. Entah mendapatkan dana dari para investor atau pinjaman dari pihak Bank.

2. Kelemahan
Grup Bakrie, belum pernah terjun dalam bidang pendidikan. Maka dari itu ini merupakan sedikit kelemahan bagi kita. Ditambah lagi banyaknya universitas-universitas terkemuka di Indonesia.
Strategi untuk mengatasi kelemahan ini:
a. Membuat periklanan di awal meskipun gedung Bakrie's Business School belum selesai dibangun. Ini dimaksudkan untuk mengsosialisasikan pada masyarakat Indonesia bahwa nanti akan berdiri sebuah sekolah bisnis yang menjanjikan (bikin penasaran dan berikan sedikit gambaran tentang sekolah ini dengan konsep yang berbeda)
b. Jumlah peserta didik dibatasi pada angkatan pertama. Dengan begitu akan banyak masyarakat yang berlomba-lomba ingin memasuki sekolah bisnis ini.
c. Tenaga pengajar
Kalau kita menggunakan tenaga pengajar jebolan universitas yang belum pernah terjun dalam bisnis yang sebenarnya. Maka kita sama saja halnya dengan universitas itu yang hanya mengedepankan teori semata. Maka dari itu, tenaga pengajar disini adalah para motivator dan para mentor bisnis.
d. Bakrie's Business School merupakan sekolah bisnis non-formal. Oleh karena itu kita akan mendaftarkannya ke departemen pendidikan untuk mendapatkan pengakuan dan sertifikat. Jebolan sekolah bisnis ini nantinya setara dengan D3.

3. Peluang yang dimiliki Bakri's Group
Dengan banyaknya profit perusahaan, profit ini bisa kita gunakan untuk membeli saham beberapa perusahaan. Kalau kita mampu menguasai 51% saham perusahaan, maka kita punya kekuasaan untuk menentukan kebijakan dalam rapat pemegang saham dan mengontrol jalannya perusahaan. Dengan begitu kita bisa mengawasi sistem yang sedang berjalan sambil mengamati kelemahannya. Yang mana kelemahan itu akan kita perbaiki terus-menerus.

4. Ancaman yang mungkin terjadi adalah ketidakstabilan ekonomi
Hal yang paling membuat ketidakstabilan ekonomi di Indonesia adalah kenaikan bahan bakar dan huru hara. Yang mana semua itu terjadi karena daya beli masyarakat yang kurang. Untuk mengantisipasi hal itu terjadi, kita bisa bekerja sama dengan pemerintah dan Balai Latihan Kerja untuk memberikan pelatihan pada masyarakat. Diharapkan nantinya bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Sehingga daya beli masyarakat bisa terjangkau.

5. Hal yang tak kalah penting adalah zakat.
Bagaimanapun juga 2.5% dari keuntungan perusahaan (diluar pajak) adalah hak fakir miskin. Kalau grup Bakrie bisa memelopori kegiatan amal ini dan diikuti perusahaan-perusahaan lain, insyaallah masyarakat Indonesia akan makmur dan sejahtera.

Tulisan ini diikutsertakan dalam kontes "Seandainya saya jadi CEO grup Bakrie" yang diselenggarakan oleh "Anindya Bakrie"
SHARE :

Cara Unik Masak Mie Instan

HEBOH..!!! - Kata itulah yang mungkin akan sahabat katakan tatkala melihat VIDEO UNIK masak mie instan berikut https://youtu.be/1MEs9a-973U.
38 Komentar untuk "Bakrie's Business School"

semoga sukses ya, siapa tau pemenangnya jadi CEO beneran

Wah hebat juga sampean kalo seandainya menjadi BOS dan CEO perusahaan, dengan pemikiran itu. Khususnya bagian terakhir yang berkaitan dengan zakat. Bukan hanya 2,5 % saja, tapi zakat maal juga harus dimakmurkan. Karena di dalam harta kita ada hak orang-orang yang berhak menerima zakat. Sdangkan yang kita miliki adalah yang bisa kita makan hari ini dan sejenisnya.
Maka jika kepedulian sosial dan penerapan hak dan kewajiban sebagaimana di atur oleh Islam, maka Insya Alloh sebuah perusahaan atau apapun yang kita jalankan akan menjadi berkembang pesat penuh dengan barokah dunia dan akhirat. Wallohu'alam
semoga menang kontesnya Pak. Sugeng makaryo

WOW... semoga sukses yah dan be a best CEO #amin

Amin atas doanya kak.
Kalau sekarang masih menjadi pekerja pabrik, kedepannya ane juga pengen punya usaha sendiri. Paling tidak menjadi CEO bagi bisnis kita sendiri. Makanya kita harus selalu berpikir positif terus dalam menyongsong masa depan. Yakin bahwa kita juga bisa menjadi CEO.

Betul banget itu kang Djangkies.
Dengan mengeluarkan zakat maal 2,5% saja, hati dan pikiran jadi tentram. Ada banyak kenikmatan yang kita peroleh kalau kita mau menyisihkan sebagian rizki kita pada fakir miskin.

Jangan sampai kita menjadi pendusta agama pak. Doa anak yatim, fakir miskin insyaallah di ijabah doanya.

Makasih kak syam doanya.
Senengnya jadi blogger ya disaat banyak yang mendoakan positif. Makin semangat ngeblog nih jadinya. Mari kita menjadi CEO, paling tidak menjadi CEO bagi bisnis kita sendiri.

nice gan, ane doain biar menang dah :D

waah mimpi besar kalau sudah sampai tahap itu ya bang. gw jadi lebih tau lebih luas tentang seo disini...

huwaw..ikutan kontes ini ya ???
beuh..mantaaapp !!! aku mah,, ngintip" aja dulu.. belum mampu..hua..*lebbaymate*

Salut deh sdh ikutan kontes SWOT utk Bakrie...semoga sukses ya, Saya jadi supporter saja kali ini...hehehe

kalau grup Bakrie mau turut dalam kegiatan amal dan mencari amilnya, unit yatim siap nih nerimanya sob :D
keren sob, semoga sukses ya sama kontesnya :D

Amin ya rabbal alamin. Semoga do'anya di ijabah. Makasih ya support-nya.

Yups..
Kurang lebih seperti itulah para pebisnis bekerja dan bermimpi. Mereka selalu mengontrol bisnis mereka, kalau ada kesempatan melakukan ekspansi ke wilayah lain, mereka akan segera melakukannya. Seringnya para pebisnis mempunyai banyak perusahaan, yang notabene-nya bukan bisnis sejenis.

Iya sob :)
ane merasa tertantang untuk mengikuti kontes ini. Ane ingin melatih jiwa bisnisku sob. Yah itung-itung memanfaatkan ilmu dagang dan ilmu bisnis yang pernah ane dapatkan saat training motivasi.

Kok malah jadi supporter doang mbak Ririe? Padahal ane berharap banyak blogger yang ikut meramaikannya termasuk mbak Ririe he..he..
Pasti punya alasan tersendiri kenapa nggak mengikuti kontes Bakrie, walaupun hadiahnya lumayan, betul kan?

Siapapun amil dan unit yatimnya. Yang penting mau mengeluarkan sebagian rezeki atau keuntungan yang diperoleh itu sudah bagus. Dengan mengeluarkan zakat maal, insyaallah harta yang kita peroleh barakah dan banyak manfaatnya. Betul nggak kang stumon?

sayangnya grup bakrie kurang peduli....
:)

Jangan berburuk sangka dulu. Mungkin ada hal yang tidak kita ketahui. Terlepas benar tidaknya, kita netral aja. Kalau itu positif kita dukung, tapi kalau negatif kita cegah (kalau bisa)

Semoga dapat menjadi yg terbaik dalam kontes CEO ini gan ya.

Semoga sukses dengan kontesnya sahabat...

postingan yang bagus sob
sukses selalu ya

wah postingannya mantep bgt.. smoga menang yah kontesnya.. :)

Amin ya rabbal alamin.
Makasih banget atas doa kawan-kawan semua.

Ok sobat.
Makasih doa and support-nya. Ayo ikutan juga kawan :)

wah sudah matang sekali kayaknya bang dalam dunia itu =) hanya saja masih banyak yang kadang terpaku dengan kata "takut gagal"

"Grup Bakrie, belum pernah terjun dalam bidang pendidikan. "
Bakrie punya universitas lho... namanya Universitas Bakrie.
Dulunya namanya Bakrie School apaan gitu... di Kuningan...

saya CEO atas diri saya sendiri mah
habis kalo diibaratkan perusahaan, jiwa saya pengen ditake over ama setan sih. Heheu

semoga CEO Bakrie Grup yang 'asli' juga berpikiran demikian, Pak Ies, Pak Yitno, atau setidaknya terinspirasi dengan postingan ini ya, Pak.
Semoga pula, menang kontesnya. Amin, insya Allah.

Keren ... mudah2an menang yah ...

Amin ya rabbal alamin. Makasih doa dan dukungannya kawan. Sukses buat kamu juga ya sob.

Ok mbak Cova, makasih doa-nya.
Mbak Cova nggak ikutan kontes CEO grup Bakrie?

Thank You very much sobat Lentera Langit atas dukungan dan doanya.

Haah...
Grup Bakrie sudah pernah punya universitas ya mbak Una.
Waduh ane malah baru tahu mbak una. Wah berarti ane kurang informasi nih :(

Malah bagus sob kalau bisa jadi CEO diri sendiri. Paling tidak bisa buka usaha sendiri tanpa bergantung pada perusahaan. Nggak menutup kemungkinan malah punya perusahaan sendiri. Kan lumayan bisa mengurangi pengangguran di Indonesia.

Ok kak Mugniar.
Wah kalau selalu mendapat dukungan dari sobat blogger, jadi makin semangat nih ane sob untuk terus berkarya dalam dunia blogger.

jadi CEO betulan.. amin mas..

Kunjungan blogwalking
Sukses untuk blognya..
kembali tak lupa mengundang juga rekan blogger
Kumpul di Lounge Event Blogger "Tempat Makan Favorit"

Salam Bahagia

hmmm...
pernah baca juga kalo grup bbakrie jg ada tunggakan pajak....
namun gimanapun bakrie sudah membuka peluang kerja...
:)

1. Silakan buka Daftar Isi untuk melihat artikel menarik lainnya
2. Komentar sobat adalah investasi besar untuk meningkatkan jumlah pengunjung ke Blog Sobat

Back To Top